Contact Global Terpal Mandiri WhatsApp
Home / Blog / terpal / Fungsi Terpal untuk Pengeringan Hasil Panen di Lampung

Fungsi Terpal untuk Pengeringan Hasil Panen di Lampung

17 Juni 2026

Lampung adalah provinsi pertanian yang sangat produktif. Komoditas unggulan seperti singkong, lada hitam, kopi robusta, dan kelapa sawit menjadikan Lampung sebagai salah satu lumbung pangan dan komoditas ekspor penting Indonesia. Dalam proses pasca panen, terpal memainkan peran yang sangat krusial, terutama sebagai alas pengeringan yang mempengaruhi kualitas akhir produk pertanian. Contents1 Mengapa Proses Pengeringan Sangat […]

Lampung adalah provinsi pertanian yang sangat produktif. Komoditas unggulan seperti singkong, lada hitam, kopi robusta, dan kelapa sawit menjadikan Lampung sebagai salah satu lumbung pangan dan komoditas ekspor penting Indonesia. Dalam proses pasca panen, terpal memainkan peran yang sangat krusial, terutama sebagai alas pengeringan yang mempengaruhi kualitas akhir produk pertanian.

Mengapa Proses Pengeringan Sangat Penting untuk Kualitas Hasil Panen?

Kadar air yang terlalu tinggi pada produk pertanian dapat memicu pertumbuhan jamur, mempercepat pembusukan, dan menurunkan harga jual secara drastis. Untuk komoditas seperti singkong yang akan diolah menjadi gaplek atau tepung tapioka, lada yang akan diekspor, dan kopi yang kualitasnya sangat bergantung pada proses pengolahan pasca panen, pengeringan yang tepat adalah langkah kritis yang tidak bisa dikompromikan.

Peran Terpal dalam Pengeringan Hasil Panen

Sebagai Alas Pengeringan yang Bersih dan Higienis

Mengeringkan hasil panen langsung di tanah dapat menyebabkan kontaminasi oleh tanah, debu, batu, serangga, dan berbagai kotoran lainnya. Terpal sebagai alas menciptakan permukaan bersih dan higienis yang melindungi produk pertanian dari kontaminasi, sekaligus memudahkan proses pembalikan dan pengumpulan hasil panen setelah kering.

Memudahkan Pengumpulan dan Penyimpanan

Setelah pengeringan selesai, terpal memudahkan proses pengumpulan: cukup lipat terpal dari tepi ke tengah dan seluruh hasil panen sudah terkumpul di satu tempat. Ini jauh lebih efisien dibandingkan harus menyapu atau mengumpulkan dari tanah langsung.

Perlindungan dari Hujan Mendadak

Cuaca di Lampung bisa berubah tiba-tiba. Saat hujan mendadak datang saat hasil panen sedang dijemur, terpal yang lentur dan ringan bisa dengan cepat dilipat untuk menutupi seluruh hamparan panen dalam hitungan detik, melindunginya dari kehujanan yang bisa merusak hasil pengeringan.

Jenis Terpal yang Paling Cocok untuk Pengeringan di Lampung

Untuk aplikasi pengeringan hasil panen, Terpal PE (Polyethylene) adalah pilihan yang paling banyak digunakan oleh petani di Lampung. Alasannya adalah:

•       Harga yang sangat terjangkau untuk pembelian dalam jumlah besar

•       Permukaan yang bersih dan tidak meresap air

•       Cukup kuat untuk menampung beban hasil panen yang berat

•       Mudah dilipat dan disimpan saat tidak digunakan

•       Tersedia dalam ukuran besar yang cocok untuk pengeringan skala kebun

Terpal Magnum dan Terpal Optimus dari Global Terpal adalah dua produk PE yang paling populer di kalangan petani Lampung karena keseimbangan yang baik antara kualitas, ukuran, dan harga.

Rekomendasi Ukuran Terpal untuk Berbagai Komoditas Lampung

Untuk pengeringan singkong dalam skala petani kecil, terpal ukuran 4×6 meter sudah cukup. Untuk lahan yang lebih luas atau pengeringan dalam jumlah besar, tersedia ukuran 6×8 meter atau lebih. Petani besar bahkan bisa memesan terpal dalam format roll yang kemudian dipotong sesuai ukuran lahan pengeringan yang dimiliki.

Kesimpulan

Terpal adalah investasi kecil yang memberikan dampak besar pada kualitas dan nilai jual hasil panen di Lampung. Dengan memilih terpal PE yang tepat dari Global Terpal, petani di Lampung bisa meningkatkan kualitas pengeringan, menjaga higienitas produk, dan pada akhirnya mendapatkan harga jual yang lebih baik di pasar.