Dalam aktivitas pertanian modern, terpal menjadi salah satu perlengkapan pendukung yang memiliki peran penting.
Sifatnya yang praktis, fleksibel, dan mudah digunakan membuat terpal banyak dimanfaatkan oleh petani di berbagai skala, mulai dari pertanian tradisional hingga agribisnis.
Terpal membantu melindungi hasil panen, sarana produksi, hingga peralatan kerja agar tetap aman dari cuaca dan kondisi lingkungan yang tidak menentu.
Fungsi Terpal Pertanian di Berbagai Tahapan Aktivitas
Penggunaan terpal pertanian tidak terbatas pada satu aktivitas saja. Di lapangan, terpal dapat dimanfaatkan di berbagai tahapan proses pertanian, mulai dari pascapanen hingga perawatan alat.
1. Terpal sebagai Alas Penjemuran Hasil Panen
Terpal sering digunakan sebagai alas penjemuran untuk hasil panen seperti padi, jagung, kopi, kakao, serta hasil hortikultura.
Dengan menggunakan terpal, hasil panen tidak langsung bersentuhan dengan tanah sehingga lebih bersih, higienis, dan terhindar dari kelembapan berlebih. Selain itu, proses penjemuran menjadi lebih merata dan mudah dikontrol.
2. Terpal sebagai Penutup Tanaman dan Media Tanam
Sebagai penutup, terpal berfungsi melindungi tanaman dan media tanam dari hujan berlebih, paparan sinar matahari langsung, serta gangguan hama tertentu.
Penggunaan terpal pada bedengan atau area tanam membantu menjaga kondisi lingkungan tanaman agar tetap stabil, terutama saat cuaca ekstrem.
3. Terpal untuk Penutup Pupuk dan Sarana Produksi
Pupuk, benih, dan sarana produksi pertanian lainnya perlu dijaga kualitasnya. Terpal digunakan sebagai penutup untuk mencegah pupuk terkena air hujan dan kelembapan, sehingga kandungan nutrisi tetap terjaga dan tidak menggumpal atau rusak sebelum digunakan.
4. Terpal sebagai Pelindung Alat dan Mesin Pertanian
Alat dan mesin pertanian seperti traktor, pompa air, dan alat semprot membutuhkan perlindungan saat tidak digunakan. Terpal berfungsi sebagai pelindung dari hujan, debu, dan sinar matahari langsung yang dapat mempercepat kerusakan komponen mesin.
Manfaat Penggunaan Terpal bagi Petani
Penggunaan terpal dalam aktivitas pertanian memberikan berbagai manfaat nyata, antara lain:
- Menjaga kualitas hasil pertanian tetap optimal
- Mengurangi risiko kerusakan akibat perubahan cuaca
- Meningkatkan efisiensi kerja di lapangan
- Fleksibel untuk berbagai kebutuhan musiman pertanian
Dengan manfaat tersebut, terpal menjadi solusi sederhana namun efektif untuk menunjang produktivitas petani.
Jenis Terpal yang Umum Digunakan di Pertanian
Untuk memenuhi kebutuhan pertanian yang beragam, terdapat beberapa jenis terpal yang umum digunakan di lapangan.
Terpal PE untuk Kebutuhan Pertanian Harian
Terpal PE banyak digunakan untuk kebutuhan pertanian harian karena ringan, tahan air, dan mudah dipindahkan. Jenis ini cocok untuk alas penjemuran, penutup pupuk, serta perlindungan alat dalam penggunaan jangka menengah.
Terpal PVC untuk Area Basah dan Intensif
Terpal PVC memiliki ketahanan lebih tinggi terhadap air dan kelembapan. Terpal ini cocok digunakan di area basah, irigasi, atau aktivitas pertanian dengan intensitas penggunaan tinggi, karena lebih kuat dan tahan lama.
Terpal Woven untuk Penjemuran dan Penutup
Terpal woven dikenal memiliki daya tahan tarik yang baik dan sering digunakan untuk penjemuran hasil panen serta penutup barang pertanian. Struktur anyamannya membuat terpal ini kuat namun tetap fleksibel.
Solusi Terpal sebagai Pendukung Pertanian yang Efektif

Pemilihan terpal yang tepat akan membantu aktivitas pertanian berjalan lebih efisien dan terorganisir. Setiap jenis terpal memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda sesuai kebutuhan di lapangan.
Global Terpal menyediakan berbagai pilihan terpal pertanian dengan spesifikasi yang dapat disesuaikan untuk penjemuran, penutup, hingga perlindungan alat.
Konsultasikan kebutuhan aktivitas pertanian Anda untuk mendapatkan rekomendasi terpal yang paling sesuai dan tahan digunakan di berbagai kondisi.